About My Complicated-Name

7:02 PM Andri Zainal Kari 0 Comments


Kenalkan, nama saya Andri (Zainal Kari). Kenapa Zainal Kari nya pakai tanda kurung? Karena itu bukanlah nama sebenar saya.

Nama panjang sekaligus nama official saya adalah: ANDRI. That's it.

Nah, dari mana Zainal Kari itu datang? Itu adalah nama pemberian Imigrasi Jakarta Timur. Jadi tahun 2011, saat pertama kali bikin passport karena akan mengikuti youth exchange di Doha, Qatar, sang ibu-ibu imigrasi bilang kalau saya nggak bisa ke timur tengah dengan menggunakan nama dengan satu suku kata. Jadi sang ibu-ibu itu akhirnya menambahkan nama ayah + kakek di belakang nama saya.

Kebetulan sang ayah juga mempunyai nama dengan satu suku kata, Zainal, dan kakek mempunyai nama yang unik (Mangkudun Kari). Jadilah nama passport / nama internasional saya menjadi Andri Zainal Kari. Bahkan, awalnya diberi nama Andri Zainal Mangkudun (bayangin aja di abad ke 21 masih ada yang pake nama mangkudun hehe).

Jadi ribet dong? Iya he eh.

Jadi nama akte, ktp, ijazah2 menggunakan nama Andri, sedangkan Passport, visa, booking tiket, dll nya pake Andri Zainal Kari.

Keuntungannya juga ada sih, misalnya kaya di search engine, kalau cari nama 'Andri' maka saya ketilep sama andri andri yang lain. Tapi kalau carinya Andri Zainal atau Andri Zainal Kari, insyaallah langsung ketemu saya hehe (abaikan).

Berbicara tentang nama saya, sebenarnya panjaaaaaannggg sekali. Sebelum SMA (waktu TK dan SD) saya dikenal dengan nama Andri Sapato atau Andri Pato. Jadi dari kartu pelajar, nama lapor, dsb nama saya Andri Sapato. Kok bisa?

Begini ceritanya..

Konon, keluarga besar saya bernama PATO FAMILY.. PA itu PAyakumbuh, TO itu TOpang (suku keluarga kami). Di gabung, jadilah PATO.

Nggak tau gimana, atau mungkin sebuah tradisi, kalau disetiap kelurga nyokap, harus ada anak yg dibubuhi kata PATO atau SAPATO (ceritanya ada tambahan SA untuk nama desa kami: SArilamak). Nah, 3 abang dan 3 kakak saya belum ada yg dikasih nama Pato. Jadi lah saya yang di kasih nama Pato. Lebih tepatnya ANDRI SAPATO.

Senang sih, mempunyai nama yang unik. Karena percaya atau nggak, nama yang unik lebih cepat diingat dan dikenal orang-orang. Bahkan kamu nggak perlu ngenalin diri, orang-orang udah kenal hahaha (nggak selalu sih, tapi sering).

Apalagi waktu SD dan SMP, guru-guru jadi kenal semua sama saya. Nggak cuma karena namanya sih, karena kenakalannya juga hehe. Jadi ingat salah satu guru olah raga saya, namanya pak it. Setiap ketemu saya, entah di kantin, entah di musola, entah dimana, pasti manggil saya: Sapatoooo (dengan nada yang unik).

Tapi, ada bagian yang nggak enaknya juga sodara-sodara. Percaya atau nggak, saya di bully habis-habisan dengan nama Pato yang saya sandang haha. Apalagi masa-masa SD atau SMP, masih bocah, masih suka becandaan, dsb.

Buliannya macem-macem nih:

1. PATO di tambah K menjadi PATOK, yang biasa mematok adalah AYAM, jadilah saya dipanggil PATOK AYAM. Haha



2. SAPATO itu bisa diplesetin menjadi SEPATU. Jadilah nama saya ANDRI SEPATU. Yang menyedihkan lagi, merek nggak manggil saya dengan ANDRI SEPATU, tapi SEPATU doang haha. Jadi kalau manggil gini, oi sepatu.. Oi sepatu.. Haha




3. Kalau setiap diabsen dikelas, setiap guru manggil nama saya, pasti ada yang cekikikanlah, ngomen lah, liat-liat saya lah, dsb haha..

Tapi untungnya, nama saya ternyata nggak ada PATO nya. Saya tau pas kelas 6 SD, waktu mau tamat, wali kelas saya (Buk Irta) minta foto copian akte kelahiran, dan ternyata di akte kelahiran saya namanya cuma ANDRI. Alangkah senangnya. Bisa bebas dari bully-an teman-teman hehe.

Tapi... Ternyata nggak berhenti di sana nih. Karena setengah dari teman SMP saya adalah teman SD saya juga haha. Tapi sejak kelas 6 SD-SMP trend bully nama udah nggak zaman. Tapi lebih extreme lagi, nama kita diganti dengan nama bokap atau nyokap.

Misalnya si lala nama bokapnya sukoco dan nama nyokapnya sumingkem, nama si lala di ganti jadi sukoco atau sumingkem haha. Ada-ada aja ya kelakuan kami dulu.

Akhirnya saya benar-benar dikenal sebagai ANDRI doang semasa SMA.


Kalau sekarang justru dikenal dengan Andri atau Andri Zainal atau Andri Zainal Kari.

0 komentar: