Landasan yang "Humanity"

10:24 AM Andri Zainal Kari 1 Comments

Suatu hari dikelas, terjadilah forum kecil antara kami dan dosen. Katanya sebagai permulaan dari kuliah, dan dia ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada kami. Ia memperlihatkan kepada kami sebuah gambar,
dan memberi pertanyaan,
"apakah ini akan mengganggu ketenangan anda sebagai warga negara Indonesia?"
Beragam jawaban pun muncul.
A : Tentu tidak buk, selama dunia ini masih terkotak-kotak dan terbagi-bagi menjadi bagian-bagian dari negara. Palestina dan Israel berada jauh disana. Jadi untuk apa kita khawatir.
B : Tentu saja mengganggu bu, nanti bisa jadi invansi Israel itu melebar dan meluas hingga akhirnya sampai ke Indonesia.
C : Kalau saya mengartikannya tidak dalam bentuk real bu. Memang mereka tidak menjajah kita secara langsung, tapi tetap saja mereka yang menjajah kita dalam bentuk lain bu seperti perekonomian, sosial, budaya, atau yang lainnya. Kalau
Dan berbagai jawaban lain dari para mahasiswa. Tapi tidak ada satu pun yang memandang gambar itu secara humanity. Memandang gambar itu sebagai bentuk pelanggaran HAM. Dimana satu atau beberapa manusia terusik Hak nya, maka itu pasti akan menjadi ancaman juga bagi semua umat manusia lainnya. Maka kita harus membela dan mempertahankan hak orang lain pula. Sebagai bentuk solidaritas kepada sesama manusia. Yang tidak terbatas kan oleh batas-batas negara.
Itulah sebab lain yang mengakibatkan kedamaian tak kunjung datang. Disaat manusia selalu bersikap realistis. Asalkan mereka tidak terusik dan terganggu. Yang penting diri mereka selamat. Yang penting diri mereka tidak terlibat. Andai mereka memandang secara humanity. Pasti pikiran mereka tidak akan berpusat kepada diri mereka sendiri. Mereka juga akan memikirkan semua umat manusia yang ada di dunia ini.
Jadi, sampai saat ini, ayo kita berfikir dan bertindak dari sudut humanity. Karena kita tidak akan bisa menyelesaikan ini semua dengan ego dan diri kita sendiri. We have to solve it together. Bersama-sama kita tuntaskan problematika dunia ini. Karena dunia ini milik kita bersama, bukan milik perseorangan. Ok3 =)

1 comment:

  1. betul banget ndri!
    hak asasi manusia sering dilupain huhuu
    mirisnya >.<

    ReplyDelete