Fenomena Universitas

5:29 AM Andri Zainal Kari 0 Comments



Dalam artikel ini saya tidak menuliskan fenomena-fenomena yang ada di universitas. Tapi saya hanya ingin memberi penjelasan saja mengenai universitas. Kebanyakan dari kita, pasti ingin kuliah di tempat yang ternama, nilai prestisius, dan berbagai macam alasan yang intinya akan membuat kita bangga kalau menjadi mahasiswa di universitas tersebut. karena mungkin dalam benak kita, kalau tidak kuliah disana, bukan mahasiswa namanya. Atau kalau tidak disana, mendingan tidak usah kuliah.Apakah sekedar itu sajakah yang namanya kuliah? Tentu tidak!!


Kita akui memang kasta pendidikan di Indonesia ini tampak jelas sekali. Banyak terjadi kesenjangan sosial di antara satu institusi dengan institusi lainnya. Hanya ada satu atau beberapa institusi saja yang seolah-olah terbaik di Indonesia. Padahal sebenarnya semua institusi itu setara dan sama saja. Namun memang, keadilan di negara ini belum bisa diandalkan sehingga wajar ada satu atau beberapa institusi saja yang "unggul" padahal sebenarnya banyak sekali yang berpotensi.

Teman-teman, sebenarnya, dimanapun teman-teman kuliah, itu tidak masalah. Yang penting teman-teman lebih beruntung karena bisa mengenyam pendidikan. Banyak pemuda-pemuda di luar sana yang ingin kuliah, tapi mereka tidak mampu karena tidak mempunyai biaya mungkin, atau tidak sampai akal. Dan kuliah itu sebenarnya tidak perlu dan tidak harus di tempat yang prestisius, karena sungguh itu tidak menentukan masa depan teman-teman semua. Kalaupun menentukan, itupun hanya sekian persen.
Jadi bagaimana sebenarnya? Sebenarnya, itu terletak di diri kita sendiri. Kualitas diri kita sendiri. Misalnya teman-teman saat ini kuliah di universitas yang terbaik di Indonesia ini atau di Dunia ini, namun teman-teman tidak punya kualitas diri, itu tetap saja percuma. Alangkah lebih baik kalau teman-teman kuliah di tempat yang biasa-biasa saja, namun teman-teman bisa mengembangkan segala sesuatu yang ada di diri teman-teman semua. Karena, Mutiara yang ada di dasar laut maupun di tempat sampah, akan tetap di pandang sebagai mutiara. Sedangkan kotoran yang ada di Istana maupun di gubuk tua, tetaplah dipandang sebagai kotoran. Jadi intinya kembali kediri sendiri. Teman-teman jangan frustasi untuk kuliah hanya karena tidak diterima di suatu institusi. Berpikir lah secara lebih luas.
Teman-teman juga harus bangga dengan status yang teman-teman pakai, seorang mahasiswa yang berarti berpendidikan. Di universitas manapun itu, tidak masalah. Karena kita semua mempunyai hak yang sama untuk mencapai kesuksesan. Jadi, orang yang terbaik tidak hanya ada di universitas terbaik, tapi ada semua yang kuliah dan menyandang status mahasiswa, maka ia lah yang terbaik. Dan percayalah, dimanapun teman-teman kuliah sekarang, itu adalah tempat terbaik yang telah di rencanakan tuhan untuk menuntut ilmu. Ok3. Salam Mahasiswa!!

Saya ambil dari artikel saya, yang saya posting di kompasiana.com

0 komentar: